Why do a lot of dirt eyes when we wake up in the morning?
Karunkel is a small fold of tissue and round at the inner corner of eye, which some experts believed to be evolutionary relics of the third eyelid. Many night birds and some reptiles, including alligators, which have a third eyelid. These petals are called membrane flickering (nictitating membrane), and serves to move the eyes horizontally. This thin membrane helps protect the eyes from dust and animal feces. Transparent membranes made of animal remains can be seen even when his eyes closed.
Sepanjang hari, ada saja substansi yang masuk ke dalam mata, seperti minyak, keringat, dan air mata. Air mata mengandung garam, gula, amonia, urea (yang juga ditemukan dalam urine), air, asam sitrus, dan beberapa zat kimia yang bisa membunuh bakteri. Semua substansi tadi bisa lenyap dengan mengejapkan mata. Kalau siang hari tidak masalah, tetapi di malam hari kita jarang melakukannya. Karena itu, substansi ini berkumpul di dekat karunkel atau sudut mata. Kotoran mata ini bisa berupa benda padat atau lengket, tergantung pada jumlah air di dalamnya. Semakin tinggi kandungan airnya, semakin kenyal kotoran mata.
Karunkel adalah lipatan jaringan yang kecil dan bundar di sudut mata bagian dalam, yang oleh beberapa pakar diyakini merupakan peninggalan evolusioner kelopak mata ketiga. Banyak burung malam dan beberapa reptil, termasuk buaya, yang memiliki kelopak mata ketiga. Kelopak ini disebut selaput kelap-kelip (nictitating membrane), dan berfungsi menggerakkan mata secara horizontal. Selaput tipis ini membantu melindungi mata hewan dari debu dan kotoran. Selaput transparan ini membuat hewan tetap bisa melihat bahkan ketika matanya terpejam.