Do the eyes have blind spots?
[Diagram showing the box. On the one side looks black dots, while on the other hand a letter X. Will disediahkan by the author.]
On the surface of the retina, behind the eyes, there are millions of colors and light receptors, called cone cells and stem cells. These cells convert light into millions of nerve messages. Neural message is carried by the optic nerve to the brain, which then converts the message into a complete picture.
Cone cells require a relatively high level of illumination, which means that only works in bright light, such as during the day. Cones see color and therefore are responsible for color vision. In contrast, stem cells detect color gray when the situation is dark. These cells do not require much light, so use in dim light. Part of the retina through which the optic nerve contains no cone cells or stem cells, so at this point, the eyes become blind to the various images that fall on it. This blind spot in the eye.
Ketika memandang sesuatu, kita tidak sadar ada “bintik buta” (blind spot) dalam penglihatan kita. Bintik buta adalah area dalam bindang pengelihatan yang membuat kita tidak bisa melihat benda. Berikut ini contoh sederhana untuk menunjukkannya. Pegang buku ini dan ulurkan sejauh mungkin, dan pejamkan mata kiri Anda. Kemudian, fokuslah pada lingkaran gelap yang ada dalam boks di bawah, dan perlahan-lahan dekatkan buku ini ke wajah Anda. Nanti, huruf X-nya akan lenyap. Ini terjadi karena huruf X itu telah pindah ke dalam bintik buta Anda. Namun, dalam praktiknya, kita tidak terpengaruh oleh bintik buta ini, karena kita menggunakan kedua mata secara serempak, menjamin jarak pandang yang penuh.
[ Diagram yang memperlihatkan boks. Di satu sisi tampak titik hitam, sedangkan di sisi lain sebuah huruf X. Akan disediahkan oleh penulis.]
Di permukaan retina, di belakang mata, terdapat jutaan reseptor warna dan cahaya, yang disebut sel kerucut dan sel batang. Sel-sel ini mengubah cahaya menjadi jutaan pesan saraf. Pesan saraf ini dibawa oleh saraf optik ke otak, yang kemudian mengubah pesan ini menjadi gambaran yang lengkap.
Sel kerucut membutuhkan tingkat pencahayaan yang relatif tinggi, yang berarti hanya berfungsi dalam cahaya terang, seperti di siang hari. Sel kerucut melihat warna dan oleh karenanya bertanggung jawab atas penglihatan warna-warni. Sebaliknya, sel batang mendeteksi warna abu-abu ketika situasinya gelap. Sel ini tidak membutuhkan banyak cahaya, jadi dipergunakan dalam cahaya remang-remang. Bagian retina yang dilewati saraf optik tidak mengandung sel kerucut atau sel batang, jadi pada titik ini, mata menjadi buta terhadap berbagai gambar yang jatuh di atasnya. Inilah bintik buta pada mata.