What causes itchy butt?
Another possibility is the presence of worm pinworm (Enterobius vermicularis), also known as pinworm. Pinworm is white worm-like threads, and can cause great itching in the anus. These worms enter through contaminated food or drink and more often in children than adults. Children can become infected with a worm pinworm pinworm eggs in the hands of food, clothing, or toys. Once ingested, a worm pinworm eggs require approximately four weeks to develop fully. Itching begins when adult female worms lay tiny eggs around the anus and release a substance that causes extremely itchy anus. Fortunately, a drug that can eradicate the worm quickly and effectively have been available.
Gatal kulit di dalam dan sekitar anus di kenal sebagai pruritis ani. Intensitas gatalnya terentang mulai dari “agak mengganggu” hingga “tidak mungkin di abaikan”. Terdapat berbagai faktor yang menyebabkan pantat gatal, di antaranya jamur, penyakit infeksi kulit, wasir, reaksi terhadap sabun dan krim tertentu, atau zat warna yang digunakan dalam kertas tisu! Tidak membersihkan pantat dengan baik juga bisa membuat pantat terasa gatal, karena tinja yang masih tertinggal bisa menyebabkan kulit bereaksi dan meradang.
Kemungkinan lain adalah adanya cacing keremi (enterobius vermicularis), yang juga di kenal sebagai cacing kerawit. Cacing keremi berwarna putih mirip benang, serta bisa menimbulkan rasa gatal yang luar biasa di anus. Cacing ini masuk melalui makanan atau minuman yang tercemar dan lebih sering menyerang anak-anak daripada orang dewasa. Anak-anak bisa terkena infeksi cacing keremi dengan mendapatkan telur cacing keremi di tangan dari makanan, pakaian, atau mainan. Begitu tertelan, telur cacing keremi membutuhkan sekitar empat minggu untuk berkembang sepenuhnya. Rasa gatal dimulai ketika cacing betina dewasa meletakkan telur-telur kecil di sekeliling anus dan melepaskan suatu zat yang menyebabkan anus sangat gatal. Untungnya, obat yang dapat membasmi cacing itu dengan cepat dan efektif telah tersedia.